Juni 17, 2026

Minsel, suluthebat.id – Petugas SPBU harusnya melayani dengan baik kendaraan yang sudah antri panjang karena itu mencerminkan prinsip kesetaraan dalam melayani. Antrian yang dihormati menjamin bahwa setiap pelanggan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan tanpa memandang jenis kendaraan atau keperluan pengisian. Selain itu, praktek seperti itu juga akan menciptakan lingkungan yang lebih teratur dan menghindari potensi konflik di antara pengguna jasa SPBU.

Namun berbeda dengan yang terjadi di SPBU yang berada di Kelurahan Kapitu, Kecamatan Amurang Barat, pada hari Rabu, (10/01/2024). Dimana oknum petugas SPBU lebih mementingkan untuk melayani pengisian jerigen yang tidak ikut antrian dan mengabaikan kendaraan yang sudah antri panjang. 

Mirisnya, Petugas SPBU setelah ditanyai wartawan media ini terkait kejadian itu mengatakan untuk yang membeli BBM dengan membawa jerigen tidak perlu antri.

Dari pantauan media ini, tindakan salah satu petugas SPBU di Kapitu itu membuat jengkel para pengendara yang sudah antri panjang, sementara sejumlah jerigen diberi prioritas untuk diisi lebih dahulu. Namun karena tidak mau terlibat aduh mulut mereka hanya diam dan menyaksikan tindakan dari oknum petugas SPBU yang tidak diketahui namanya itu.

 Masalah ini menciptakan diskusi tentang etika pelayanan di SPBU Kelurahan Kapitu dan memicuh kekhawatiran akan potensi ketidakadilan dalam pelayanan kepada konsumen. (***)