Mei 30, 2026

Aksi Gotong Royong Warga Tumani Raya: Atasi Krisis Infrastruktur Bangun Jembatan Darurat

Minsel, suluthebat.id – Ratusan masyarakat dari tiga kampung di Tumani Raya, Kecamatan Maesaan, membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi napas kehidupan mereka. Dari anak-anak muda hingga orang tua, bahu membahu membangun jembatan darurat menggunakan batang kelapa di lokasi ambruknya jembatan utama yang berada di Desa Tumani Selatan, Jumat (23/05/2025).

Jembatan tersebut ambruk beberapa waktu lalu akibat derasnya arus air saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. Padahal, jembatan itu merupakan akses vital penghubung ke lahan-lahan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan mayoritas warga Tumani Raya.

Meski secara administratif Tumani Raya telah terbagi menjadi tiga kampung, Tumani Utara, Tumani, dan Tumani Selatan, namun semangat persatuan di antara warga tetap menyala.

Sejak dahulu, warga dari ketiga kampung ini selalu kompak ketika ada musibah seperti rusaknya jalan perkebunan atau fasilitas umum lainnya. Suasana kerja bakti berlangsung penuh semangat.

Camat Maesaan, Jelly Nelwan, yang turut hadir memantau langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga. Ia menegaskan bahwa ini adalah tanggung jawab bersama dan menekankan pentingnya langkah cepat.

“Jadi, untuk perbaikan jembatan ini ke depan akan ditangani oleh pemerintah. Namun, sambil menunggu, kita harus segera mengambil tindakan. Karena ini menyangkut kehidupan para petani yang harus mengeluarkan hasil panen mereka. Maka, kita buat jembatan darurat terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurut Camat Jelly, ia telah memerintahkan seluruh hukum tua di tiga kampung untuk menggerakkan masyarakat dalam kerja bakti ini. Baginya, kehadiran pemerintah bukan hanya soal bantuan material, tapi juga soal kehadiran dan dukungan moral saat rakyatnya butuh.

Anggota DPRD Minsel Jonly.Ombeng,SE, juga turut hadir dan terlibat langsung dalam kerja bakti tersebut.

Adapun yang mendampingi Camat, Pj. Hukum Tua Tumani Selatan Meike Lombogia, Pj. Hukum Tua Tumani Vesna Assa, Pj. Hukum Tua Tumani Utara Andrew Kawengian.

Aksi solidaritas ini bukan hanya menciptakan solusi sementara atas masalah jembatan, tetapi juga menjadi pengingat kuat bahwa gotong royong adalah warisan yang hidup, tumbuh, dan menyatukan. (Pro)