Juni 19, 2026

JAKARTAsuluthebt.com – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, bantuan langsung tunai (BLT) untuk Pedagang Kaki Lima (PKL), pemilik warung, dan nelayan sudah mulai dibagikan sejak awal tahun ini.

Salah satu cara penyalurannya, adalah lewat pejabat pemerintah seperti yang dilakukan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat berkunjung ke Medan beberapa waktu lalu. Begitu juga dengan Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kunjungannya ke daerah.

“Beberapa waktu lalu Bu Menteri Keuangan di Medan bersama-sama kita berikan, dan bapak Presiden di beberapa tempat setiap beliau berkunjung di berbagai daerah menemui pedagang dan memberikan bantuan,” kata Airlangga dalam acara BRI Microfinance Outlook 2022 yang dilakukan secara virtual, Kamis (10/2).

Airlangga menyampaikan, pihaknya akan mengusahakan agar bantuan sosial itu berlanjut untuk modal usaha. Seperti kredit super mikro melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM), atau melalui pembiayaan ultra mikro (UMI) maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro di Bank BRI.

BLT untuk PKL, pemilik warung, dan nelayan tahun ini hanya diberikan sebesar Rp600.000, berkurang dibanding periode sebelumnya yang sebesar Rp1,2 juta. Bantuan tersebut juga disalurkan oleh TNI/Polri.

“Di tahun lalu kita berikan Rp 1,2 juta, saat ini kita berikan Rp 600 ribu,” ujar Airlangga seperti dikutip dari KompasTV. Pemerintah pun sudah mengalokasikan dana BLT untuk 2,76 juta pelaku usaha yang memenuhi kriteria. Yaitu 1 juta pedagang kaki lima atau pemilik warung, sisanya 1,76 juta orang akan disalurkan kepada nelayan penduduk miskin ekstrem. Program ini akan disalurkan ke 212 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang masuk target pengentasan kemiskinan ekstrem pada tahun 2022.(*)