April 20, 2026

Minut, suluthebat.com- Festival Gasebo dan Kuliner Kreatif Lokal antar Jaga yakni Jaga 1- 6, digelar Pemerintah Desa Darunu kecamatan Wori kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI, di Darunu Mangrove Park. Senin (14/8/2023).

Diketahui, tempat wisata ini awalnya hanya memiliki 4 gasebo. Namun saat ini sudah ada 6 gasebo yang dibangun masyarakat yang dimodali oleh pemerintah desa. Nantinya ini akan menunjang fasilitas yang ada di lokasi Mangrove Park sehingga para pengunjung bisa mendapatkan tempat di Gasebo saat datang berkunjung.

Hadir dalam acara tersebut, Sekda Minut Novly Wowiling, Asisten II  Allan Mingkid, Kadis Pariwisata Femmy Pangkerego, Kadis PMD Frederik Tulangkey, Camat Wori Endru palandung, Hukum Tua Desa Darunu Ruddy B. Jacobus, perangkat Desa Darunu, tim juri, masyarakat serta para tamu undangan.

Pemkab Minut atas nama Bupati dan Wakil Bupati sangat mengapresiasi kreatifitas dari Pemdes Darunu yang menggelar Festival Gasebo dan Kuliner Kreatif.

Apalagi melalui kerja keras, gotong royong Pemerintah desa, kelompok Sadar Wisata dan masyarakat desa Darunu, sehingga menjadikan Darunu Mangrove Park sebagai destinasi pariwisata yang baru dan tak kalah menarik dari destinasi lainnya.

“Desa Darunu bisa dikatakan paket lengkap karena disini budaya lokal Masemper tersedia begitu juga dengan kulinernya, berikut pariwisata pantainya berbasis pasir putih juga ada spot untuk berenang,” ucap Sekda Novly Wowiling.

Untuk menunjang pengembangan wisata Darunu Mangrove Park, Dinas Pariwisata akan memfasilitasi dengan pelatihan-pelatihan desa wisata tentang pengelolaannya, kuliner, homestay dan pengembangan SDM.

“Pemkab Minut sudah memberikan lampu hijau, kedepannya Desa Darunu akan diupayakan untuk mendapatkan Homestay,” kata Pangkerego.

Terpisah, Hukum Tua Desa Darunu Ruddy Beejee Jacobus, menjelaskan bahwa ditempat wisata Mangrove park, objek wisata yang terutama adalah Mangrove, kemudian Sunset yang ada, juga pengunjung bisa berenang, dan berjalannya waktu, Mangrove Park kini memiliki Free Dive Underwater yang menurut kominitas pengunjung bahwa didasar laut Desa Darunu tidak kalah saing dengan tempat lainnya.

“Salah satu fasilitas yang kami butuhkan adalah Homestay karena beberapa pengunjung ingin menginap disini namun kami tidak bisa menerima karena belum ada Homestay. Harapan kami Pemerintah Daerah bisa membantu kami mengembangkan Desa Wisata yang ada di Desa Darunu dengan luas kira-kira 550 hektar ini,” kata Jacobus.

Terpantau juga, dalam kegiatan tersebut ada wisatawan mancanegara yang datang berkunjung, yaitu dari Inggris dan Belanda.

Adapun hasil pelombaan Festival Gasebo dan kuliner, Juara 1 umum Jaga 2, Juara 1 kuliner Jaga 3, Juara 1 gasebo Jaga 2,
sementara yang lainnya tetap mendapatkan hadiah karena Hukum Tua Desa Darunu menyediakan 6 buah Trophy.  (Vivi)