Mei 31, 2026

Bertemu Megawati di Istana, Jokowi : Capres PDIP Tanya Bu Mega

Jakarta, suluthebat.com-Presiden Joko Widodo mengaku bertemu dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Sabtu (18/3/2023) lalu.

Jokowi mengungkapkan dalam pertemuan itu, dirinya bersama Megawati membahas Pemilu 2024.

“Makan siang, ya pasti ada (bahas pemilu),” ujar Jokowi di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (20/3) hari ini.

Jokowi mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut juga dibahas soal capres dan koalisi Pilpres 2024.

“Ya pasti ada, itu kira kira, ya itu kira kira (soal capres dan koalisi),” ungkapnya.

Saat ditanya terkait capres dari PDI Perjuangan, Jokowi hanya mengatakan kalau dirinya memberikan data-data yang ia miliki seputar pilpres 2024.

“Calonnya tanya Bu Mega,” ucap Jokowi.

“Yang jelas saya memberikan pandangan pandangan dari angka angka yang kita miliki dan dari data yang kita miliki,” tandasnya.

2 Jam Diskusi Berdua di Istana

Sebelumnya,Sekjend DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan pertemuan Megawati-Jokowi di Istana Merdeka Sabtu lalu itu berlangsung secara tertutup selama dua jam.

Pertemuan Megawati-Jokowi itu, lanjutnya, berlangsung di tempat yang penuh dengan memori Megawati ketika bersama Bung Karno tinggal di Istana.

“Bahkan Ibu Mega menunjukkan berbagai hal yang bersifat untold story kepada Presiden Jokowi dan sekaligus menyampaikan bagaimana ide, pemikiran, gagasan dan cita-cita Bung Karno bagi Indonesia dan dunia,” ujar Hasto, Sabtu (18/3).

Kedua pemimpin, lanjut Hasto, ingin membangun kesepahaman terhadap arah masa depan, serta berbagai agenda strategis terkait kebijakan luar negeri menghadapi berbagai tantangan geopolitik.

“Mendorong penguasaan ilmu pengetahuan, riset dan inovasi, termasuk mewujudkan kedaulatan pangan, sebagai jalan Indonesia berdikari,” ujarnya.

Menurut Hasto, pertemuan berdua Megawati-Jokowi berlangsung dalam suasana sangat akrab.

Setelah dua jam melakukan pertemuan tertutup, barulah Hasto dan Seskab Pramono Anung bergabung dengan Megawati-Jokowi.

“Pertemuan diakhiri dengan makan bersama. Bapak Presiden Jokowi mempromosikan Sayur Lodeh sebagaimana menjadi kegemaran Bung Karno. Nasi goreng sea food, sop ayam kampung, dan tentu saja krupuk khas Solo,” pungkas Hasto (*)