Mei 13, 2026

Bank Prisma Dana Siapkan Kredit Ratusan Miliar di 2023

MANADO, suluthebat.com – Terobosan yang dilakukan PT BPR Prisma Dana dengan menambah jumlah kantor kas di beberapa daerah ternyata berhasil meningkatkan kinerja bank, seperti kredit macet (Non Performing Loan-NPL), himpunan dana, aset serta penyaluran kredit. Tahun ini, BPR terbesar di Sulawesi Utara ini menyiapkan dana ratusan miliar untuk membantu usaha masyarakat.

Dalam dua tahun dipimpin Dr. Johanis Christianus Salibana, SE, MM, MBA, PIA, sejumlah langkah strategis yang diambil mampu mendongkrak kinerja bank. Selain NPL yang turun  siginifikan juga laba perusahaan yang mengalami kenaikan, aset yang terus bertambah, tabungan masyarakat yang terus meningkat serta tingginya kepercayaan masyarakat.

Kepada suluthebat  Salibana mengungkapkan strategi khusus yang dilakukannya yaitu intens membangun komunikasi dengan seluruh kepala daerah di Sulut maupun Gorontalo. “Karena sebagian besar kredit kurang lancar tersebut adalah ASN,” kata Salibana.

Berkurangnya NPL di Prisma Dana dari tahun-tahun sebelum itu, kata dia, lebih disebabkan pada munculnya kesadaran nasabah menyelesaikan pinjamannya sehingga kolektabilitasnya menjadi lancar. “Walauun kondisi ekonomi kita baru pulih dari covid 19, tapi nasabah kita tetap koperatif berusaha memberi konstribusi pembayaran angsuran yang lancar,” tambah Salibana.

Mantan Komisaris Utama (Komut) salah satu perusahaan IT ternama di Jakarta ini mengatakan, hingga kini Prisma Dana masih memiliki dana sebesar Rp 185 miliar yang belum digunakan untuk ekspansi kredit ke nasabah. “Kita sedang kaji keuntungan ekonomisnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa disalurkan,” tutur Salibana yang juga mantan Dirut PT. Bank SulutGo ini.

Salah satu kebijakan strategis yang dilakukannya adalah menambah kantor kas di sejumlah kabupaten/kota di Sulut maupun Gorontalo. “Sudah ada tujuh yang dibuka selang tahun 2022 dan semuanya berjalan sesuai target perusahaan,” urai Salibana.

Menurut dia pembukaan kantor kas itu selain memperkenalkan Prisma Dana dengan masyarakat, yang dengan sendirinya akan tahu apa saja produk yang dihasilkan. “Pelayanannya seperti apa, termasuk memudahkan karyawan kita bertatap muka langsung dengan nasabah di daerah,” jelas jebolan FE Unsrat ini.

Di kantor kas tersebut, urai Salibana, jumlah karyawan yang dipekerjakan tidak terlalu banyak. “Cukup tiga orang saja, namun mereka melaksanakan tupoksi double,” katanya. Menariknya,  prestasi yang dihasilkan kantor kas di sejumlah kabupaten/kota tidak berbeda jauh dengan kantor cabang. “Biasanya kita menetapkan target 20 miliar dalam setahun, tapi ada beberapa kantor kas di Februari ini sudah mencapai 9 miliar,” beber Salibana baru-baru ini.(*)