Sudah Dikaji 10 Bulan, Jokowi : Pencabutan PPKM Bukan Untuk Gagah-Gagahan

Jakarta, suluthebat.com- PencabutanPemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bukanlah untuk gagah-gagahan semata. Pencabutan PPKM dilakukan karena angka Covid-19 sudah bisa dikendalikan.
Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo di Bursa Efek Jakarta Indonesia, Jakarta, Senin (2/1/2023).
“Pada akhir tahun 2022 kemarin telah kita cabut PPKM, bukan untuk gagah-gagahan, tapi memang kajian selama 10 bulan terakhir angka-angka menunjukkan bahwa kita bisa mengendalikan Covid-19,” ujar Jokowi.
Jokowi menjelaskan tingkat keterisian rumah sakit dan angka kematian karena Covid-19 di RI sudah di bawah standar organisasi kesehatan dunia atau WHO. Sehingga, diputuskan untuk mencabut PPKM.
“Angka BOR (Bed Occupancy Rate), positivity rate kita, semuanya, angka kematian semuanya di bawah standar WHO, sehingga kemarin kita putuskan akhir tahun PPKM dicabut,” jelasnya.
Ia berharap berharap pencabutan PPKM bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia lebih baik.
“Dan ini semoga bisa nanti mendorong mentrigger ekonomi kita tumbuh lebih baik di tahun 2022,” pungkasnya. (*)
