Juni 17, 2026

AIRMADIDI,suluthebat.com – Output layanan administrasi kependudukan yang dihasilkan oleh dinas Dukcapil kabupaten/kota bukan hanya KTP-el, Akta Kelahiran, atau Kartu.

Keluarga (KK) sebagaimana yang kita ketahui, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minut Anita C Enoch menjelaskan ada sebanyak 23 output layanan Adminduk (Administrasi dan Kependudukan). Senin (5/07/2021).

“Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI  memiliki  dua puluh tiga output dari orang lahir sampai meninggal, ” Ujar Kabid Enoch.

Ia menuturkan, Output Alminduk yang ada di Disdukcapil Minut, banyak menjadi kebutuhan warga.

“Berupa kartu, yakni  KTP-el, KK, KIA, akte kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akta perceraian, akte pengakuan anak, dan akta pengesahan anak,” tambah-Nya.

Menurut Kabid Enoch,  Surat keterangan pindah, keterangan pindah datang, keterangan pindah ke luar negeri,  keterangan datang dari luar negeri, keterangan tempat tinggal, keterangan kelahiran,  keterangan lahir mati, keterangan pembatalan perkawinan, keterangan pembatalan perceraian.

“Surat keterangan kematian, keterangan pengangkatan anak, keterangan pelepasan kewarganegaraan Indonesia, keterangan pengganti Tanda Identitas, dan surat Keterangan Pencatatan Sipil,” tuturnya.

Adapun pelayanan penduduk setiap harinya, ada sekitar 150 – an orang  yang datang mengunjungi di Kantor Disdukcapil Minut.

“Pelayanan terbanyak,  pembuatan KTP -el, pencetakan, penerbitan.  KIA, KK,  Akta kelahiran, Kematian, Perceraian, setiap harinya ada sekitar 100 hingga 150 orang yang datang sesuai keperluan masing masing, ” jelas Anita.

Dengan pegawai sejumlah 27 orang dan THL 18 orang, Disdukcapil Minut melakukan pelayanan sebaik mungkin, dengan bertetap menerapkan standar Prokes.

Masyarakat yang akan datang ke Disdukcapil Minut, harus menunjukkan kartu Vaksinasi.

“Jadi harus menunjukkan kartu vaksinasi, minimal vasinasi pertama.  Karena kami melakukan pelayanan publik tetap pada protokol kesehatan (Prokes) , vaksin. Saya dan pegawai sudah vaksin. Supaya jaga diri kita, dan juga orang lain. Kalau ada satu orang saja yang terpapar disini, tutup kantor. Dan ketika kantor tutup, banyak masyarakat yang dirugikan.  Jadi kita saling manjaga, masyarakat, aparat, kalian juga para awak media mobilitas ke tempat umum, harus melakukan vaksin, ya, “Imbau Kabid Enoch. (vel)