Sambangi Kemenhub, FDW Perjuangkan Transportasi Laut dan Darat
AMURANG, suluthebat.com– Guna menjadikan Minsel sebagai Kabupaten yang Maju, Mandiri dan Sejahtera, Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky D. Wongkar, SH, melakukan terobosan dengan menyambangi Kementerian Perhubungan RI
Adapun kedatangan Bupati Franky bersama tim, guna memperjuangkan perbaikan infrastruktur Transportasi Darat maupun Transportasi Laut, dengan melakukan audensi bersama Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Selasa (15/6/2021).
“Saya bersama dengan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXII Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Reinhard Ronald Lumba, SSiT, MSi, Kadis Perhubungan Minsel Verra Lasut, AP, MSi melakukan Audensi langsung dengan Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dan Sekretaris Jenderal Perhubungan Darat Ir. Cucu Mulyana, DESS di kantor Kementerian Perhubungan RI Jakarta,” ujar Bupati Wongkar.
Dalam audensi tersebut, Bupati Franky mengajukan beberapa usulan kegiatan yang menjadi kebutuhan masyarakat Minsel, diantaranya Bidang Transportasi Darat.
“Fasilitas Keselamatan Jalan, berupa rambu lalulintas, alat pemberi isyarat lalu-lintas (warning light dan traffic light) pada ruas jalan Kabupaten Minahasa Selatan, Terminal Tipe C yang berlokasi di Kecamatan Amurang dan Tumpaan, Pengadaan alat uji kendaraan bermotor, Pengadaan area traffic control system (ATCS) sebagai penunjang kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Pembukaan lintasan penyeberangan antar Provinsi dari dermaga Amurang – Balikpapan, Pemberian subsidi untuk pembukaan lintasan penyeberangan yang baru antara Kabupaten dalam Provinsi yaitu lintasan Amurang-Melonguane, Pengembalian Kapal KMP Moinit, yang dulunya pernah melayani lintasan Amurang – Pananaru,” jelas mantan Direktur YBLH-LBH Manado 1996-2002.
Sedangkan untuk bidang Transportasi Laut, Bupati Franky telah mengajukan beberapa usulan kegiatan kepada pak Menteri Perhubungan RI yaitu, Penambahan fasilitas pendukung pada Pelabuhan Amurang, Penambahan panjang dermaga pada Pelabuhan Amurang, Penambahan Rute/Trayek Kapal PELNI dari dan ke Pelabuhan Amurang, serta studi Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan Amurang.
“Inilah yang saya perjuangkan saat Audensi dengan pak Menteri Perhubungan RI, guna kesejahteraan warga Minsel,” ujar Franky yang ikut memenangkan gugatan Megawati Soekarnoputri 1997 silam.
Wongkar juga sangat bersyukur, karena saat Audensi dengan Menteri Perhubungan RI Ir. Budi Karya Sumadi merespon baik usulan kegiatan dari Pemkab Minsel. Bahkan, Pak Menteri mengatakan bahwa kementerian Perhubungan RI akan menindak-lanjuti usulan tersebut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Yang pasti, Fasilitas keselamatan jalan, serta pembukaan lintasan antar kabupaten, Amurang – Melonguane, mendapat respon yang baik dari Pak Menteri,” ucap pria jebolan Fakultas Hukum Unsrat Manado itu.
Lanjutnya, untuk lintasan antar Provinsi yaitu Amurang – Balikpapan serta lintasan trayek kapal dari dan ke Pelabuhan Amurang melalui subsidi ke PT. PELNI.
“Pemkab Minsel akan menindaklanjuti saran dari pak Menteri Perhubungan bahwa Pemkab Minsel harus berupaya/berusaha atau harus ada effort dari Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan penumpang dan barang,” tutup Bupati Franky. (BIP)
