Juni 6, 2026

Srikandi PSI Hillary Tuwo Temui Massa Pendemo di DPRD Sulut

a96b1e0305a11df9403c4ced8093b3eb5a93e65d3ebc28a4a3d9b0e88dd3be2a.0

Suluthebat.id – Suasana di depan Gedung Cengkeh DPRD Sulawesi Utara (Sulut) pada Selasa (5/5/2026) malam mendadak hening sejenak. Legislator muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Hillary Tuwo, berdiri tegak di tengah kepungan ratusan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa.

Di saat tensi aksi Aliansi Mahasiswa Sulut meningkat terkait isu Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Hillary muncul sebagai satu-satunya legislator perempuan yang berani turun langsung menemui demonstran. Keberadaannya di tengah kerumunan massa seolah menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat yang siap membuka ruang dialog, bahkan di bawah tekanan aksi massa yang dinamis.

Apresiasi langsung datang dari massa aksi ketika Hillary, yang didampingi oleh legislator Raski Mokodompit dan Piere Makisanti, tidak hanya berdiri sebagai pendengar. Politisi PSI dari daerah pemilihan (dapil) Minahasa Utara (Minut) dan Bitung ini justru mengambil langkah progresif dengan membacakan langsung poin-poin tuntutan mahasiswa.

Adapun sejumlah tuntutan yang disuarakan mahasiswa mulai dari isu transparansi program Makan Bergizi Gratis (MBG), penghentian represi di kampus, tuntutan keadilan bagi guru honorer, hingga perlindungan terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan akademik.

Sikap Hillary yang membaur tanpa jarak dengan massa aksi menunjukkan gaya kepemimpinan baru yang inklusif. Ia tampak tidak canggung berdialog di tengah riuh orasi mahasiswa.

“Tugas kami adalah mendengarkan dan memperjuangkan, bukan menghindar,” tegas Hillary