Sejumlah Spot Wisata Menarik di Minahasa Siap Manjakan Turis Jepang

Tondano, suluthebat.com- Gubernur Olly Dondolambey memimpin delegasi Sulawesi Utara dalam penerbangan perdana Manado-Jepang via Bandara Narita, Kamis (2/3/2023) dini hari.
Sesuai dengan jadwal, pesawat Garuda Indonesia (GIA) yang membawa rombongan Gubernur Olly akan balik ke Manado pada Selasa pekan depan.
Mengantisipasi penerbangan Manado -Jepang dan Jepang-Manado ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa telah menyiapkan sejumlah infrastruktur pariwisata guna menyambut wisatawan asal Jepang.
Kadis Pariwisata Kabupaten Minahasa, Dolfie Kuron, mengatakan pihaknya telah menyiapkan destinasi wisata alam dan wisata sejarah peninggalan Jepang seperti goa di Tonsea, Kawangkoan dan bunker eks pangkalan udara di Desa Kaweng.
Selain itu, kata Dolfie, pihaknya juga telah menyiapkan paket tour wisata kendaraan tradisional bendi termasuk teater pertunjukan seni dan budaya Minahasa.
Paket wisata tour kendaraan tradisional bendi, lanjutnya, akan mengambil rute Benteng Moraya, Patung Korengkeng hingga Taman Goodbless.
“Para wisatawan Jepang diajak keliling Tondano lewat paket tour. Namanya juga paket tour ada tarif dan tentu akan berdampak bagi perekonomian masyarakat. Supaya juga kendaraan bendi ini tidak punah. Ini terobosan yang akan dilakukan, melihat peluang wisata,” ujar Dolfie.
Dijelaskan, di Benteng Moraya ada teater seni dan budaya dan di tempat ini turis Jepang akan disuguhkan kolintang, maengket, musik bambu, kabasaran dan pegelaran budaya lainya.
“Untuk sementara, pegelaran seni, budaya berlangsung hanya Jumat, Sabtu, Minggu. Nantinya akan dilihat perkembangan apa bisa dibuka setiap hari atau tidak,” tutur Dolfie.
Spot wisata lainnya, kata Dolfie, adalah air terjun Kinaleosan yang baru ditemukan dan juga wisata pantai.
“Beda dengan daerah lain hanya wisata buatan, kalau di Minahasa potensi luar biasa karna wisata alam dan ke depan akan digarap. Ini dalam rangka persiapan dan antisipasi setelah penerbangan perdana Jepang-Manado dibuka,” jelasnya.
“Minahasa telah siap menyambut dan dikunjungi wisatawan Jepang. Orang Jepang datang bukan menjajah lagi tapi akan membawa berkat untuk Minahasa. Sejumlah infrastruktur wisata sudah disiapkan dan telah dibenahi,” ujar Dolfie.
Dolfie berharap masyarakat Minahasa bersama semua stakeholder termasuk pengelola wisata bekerja sama menyambut kunjungan wisatawan.
“Karna ini akan dinikmati oleh masyarakat Minahasa. Ada multy player efek dari program pariwisata ini. Meningkatkan perekonomian masyarakat. Ini semua menjawab visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (Vidi)
