Pertama di Dunia, RSUD ODSK Gunakan Teknologi Telemedicine Metaverse

Manado, suluthebat.com. Masyarakat Sulawesi Utara patut berbangga karena untuk pertama kalinya di dunia, Rumah Sakit Umum Daerah ODSK Manado menjadi rumah sakit pertama yang menerapkan telemedicine metaverse.
Telemedicine metaverse adalah rumah sakit virtual yang lengkap. Orang-orang akan datang dengan avatar dan berkonsultasi dengan dokter dari jarak jauh, menggunakan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).
Pada Rabu (28/9) lalu, ujicoba peralatan telemedicine metaverse di RSUD ODSK berlangsung sukses. Uji coba ini berhasil menghubungkan Puskesmas Kolongan, RSUD ODSK dan Pusan National University Hospital (PUSAN) Korea Selatan.

Direktur RSUD ODSK, dr Enrico H Rawung MARS, mengatakan tim PNUH yang dipimpin Mr. Seo Seong Hyun terdiri dari 9 orang tenaga ahli melaksanakan instalasi, testing dan training di Puskesmas Kolongan.
“Hal yang sama mereka kerjakan di RSUD ODSK hari ini. Setelah instalasi, tessting dan training kami mencoba implementasi alat-alat ini dengan menghubungkan Puskesmas Kolongan, RS ODSK dan RS PNUH Korsel dan ternyata berhasil,” ujari direktur yang pernah meraih Juara 1 Eselon 3 terbaik tingkat Provinsi Sulawesi Utara di tahun 2012 tersebut.

Peralatan canggih ini sangat bermanfaat untuk negara atau daerah yang memiliki pulau-pulau kecil seperti Sulawesi Utara. Dengan konsep ini, RSUD ODSK akan dapat mengatasi masalah disparitas fasilitas pelayanan kesehatan, di mana puskesmas di pulau-puau kecil dan terluar seperti Miangas dan Marore bisa dilayani dari RSUD ODSK.
“Ini adalah terobosan baru di bidang kesehatan yang sanggup mengatasi masalah kesenjangan fasyankes di kota-kota besar dan pulau-pulau kecil dan daerah terpencil. Telemedicine ini adalah jembatan emas untuk mengatasi masalah disparitas kesehatan. Selain itu alat ini juga bisa dipakai untuk pariwisata, di mana hotel-hotel atau resort di pulau-pulau kecil bisa dilayani dari RSUD ODSK,” pungkas dr.Enrico.
Uji coba telemedicine metaverse ini turut dihadiri oleh pakar teknologi telemedicine Korsel Yoon Seung Moon, Lee Chung Hun dari IT Eyes, dan General Director Project Seo Seong Hyun dan Kim Kwang Seok. (*)
