April 20, 2026

Minut, suluthebat.com- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor. Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tahun 2023.

Untuk DPPKB Minut, melakukan pelayanan pemasangan KB Metode kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang merupakan program dari dinas tersebut untuk mencegah Stunting, yang dilaksanakan di RSUD Maria Walanda Maramis. Rabu (14/6/2023).

Program KB sendiri bertujuan untuk mengatur kehamilan pasangan usia subur, diantaranya mencegah usia kehamilan yang terlalu dini serta jarak kehamilan yang terlalu dekat sehingga berperan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan memastikan ketercukupan gizi anak.

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala DPPKB Minut, dr. Jane Simon, mengatakan, momentum pelayanan KB serentak sejuta akseptor dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-30 tahun.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati dan Wakil Bupati saya menyampaikan apresiasi atas inisiasi kegiatan ini dalam rangka meningkatkan capaian serta menjaga keberlangsungan pemakaian kontrasepsi bagi pasangan usia subur sehingga dapat menekan kasus putus pakai kontrasepsi.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional 2023 kita bangun pondasi Negara ini kuat, terencana, sehat dan bahagia. Semoga dengan pelayanan KB dalam kegiatan HARGANAS tahun 2023 kita bersama-sama dapat menurunkan angka stunting di masyarakat.

Saya berharap kegiatan ini bukan hanya sebagai ceremonial, tetapi membangkitkan semangat untuk menekan angka stunting demi menghasilkan generasi-generasi yang lebih baik, sehat dan mampu bersaing ke depan.

Saya mengajak masyarakat memanfaatkan program ini secara optimal. Program ini juga baik untuk kesehatan, membantu perencanaan kesehatan dan membantu menjaga perekonomian keluarga karena memiliki keturunan yang berencana melalui program KB tersebut.

Besar harapan saya optimalisasikan 8 fungsi keluarga yakni agama, sosial, budaya, cinta kasih, melindungi reproduksi, pendidikan, ekonomi, nilai budaya Indonesia dan fungsi pembinaan lingkungan dapat terlaksana di Kabupaten Minahasa Utara demi mewujudkan keluarga yang sehahtera”, kata Simon menyampaikan sambutan Bupati.

Sementara itu, dr Meyvi Tuegeh, Kabid Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, menambahkan, selain memberikan layanan pemasangan KB gratis, DPPKB Minut juga mengedukasi masyarakat tentang risiko memiliki anak dengan jarak dekat atau memiliki banyak anak.

“Penggunaan alat kontrasepsi merupakan langkah tepat yang harus diambil untuk mencegah risiko tersebut. Kegiatan ini sebagai bagian edukasi juga kepada masyarakat, bahwa ketika masyarakat memiliki anak banyak atau jaraknya terlalu dekat, itu bisa sangat berisiko. Temasuk usia ibu yang sudah tidak lagi muda,” jelas Tuegeh. (Vivi)