KMAN VI di Sentani, Komunitas Adat Sulut Siap Gulirkan Isu Tambang Emas di Pulau Sangihe

Sentani, suluthebat.com-Komunitas Adat Sulawesi Utara siap mengangkat atau menggulirkan isu tambang emas di Pulau Sangihe dalam Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI yang akan digelar di Stadion Barnabas Youwe Sentani, Jayapura, Papua, Senin (24/10/2024).
Ketua Dewan AMAN Sulut, Matulandi Supit, kepada wartawan Minggu (23/10) hari ini mengatakan akan mengangkat masalah tambang emas di Sulut yang meminggirkan masyarakat adat.
Selain masalah tambang emas, Supit juga akan mengangkat isu investasi lainnya dalam kerangka Asia Pasifik.
Menurutnya, investasi dari Asia Pasifik itu pintu masuknya ada di Sulut, terutama di Bitung.
Komunitas adat, lanjutnya, tidak menolak masuknya investasi tetapi jangan sampai investasi merampas hak hidup komunitas dan tanah adat.
Ia mengajak berbagai pihak untuk duduk bersama agar investasi yang masuk di Sulut tidak merugikan masyarakat dan masyarakat adat menjadi penonton.
Dalam Kongres AMAN ke-VI ini, komunitas adat Sulut membawa rombongan berjumlah 80 orang mewakili berbagai komunitas adat di Sulut.
Supit mengatakan rombongannya tidak tidur di hotel tapi tidur berbaur di rumah masyarakat Sentani.
Kegiatan ini rencananya akan dibuka Presiden Joko Widodo, Senin besok di Stadion Barnabas Youwe Sentani, Jayapura. (*)
