Juni 28, 2026

Karantina Manado Fasilitasi Ekspor Produk Pertanian Sulut Senilai Rp 4,9 Triliun

0

Manado, suluthebat.com – Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang, mengungkapkan per September 2022, Karantina Manado telah memfasilitasi ekspor produk pertanian senilai Rp 4,9 triliun.

Bambang menyampaikan hal ini saat mendampingi kunjungan kerja Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, di Provinsi Sulawesi Utara, Minggu (9/10/2022).

Komoditas tertinggi yang diekspor, kata Bambang, adalah kelapa dan produk turunannya. Selain itu, ada juga beberapa produk unggulan baru yang sedang dibina untuk menjadi produk unggulan Manado, contohnya porang, stevia dan bunga krisan.

“Di sini hampir semua ekspor adalah produk tumbuhan karenanya harus selalu dijaga dari unsur aflatoxin, cemaran logam serta hama penyakit,” jelas Bambang.

Dijelaskan, karantina pertanian telah memiliki 50 laboratorium yang ada di unit pelaksana teknis.

“Tetapi belum semua uji dapat dilakukan di laboratorium tersebut, hanya beberapa yang telah komplit. Karenanya tahun depan kami akan perkuat laboratorium ini,” ujarnya.

Bambang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komisi IV DPR RI yang telah mendukung Karantina Pertanian di setiap kunjungan ke daerah dan selalu memberikan masukan.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, menegaskan seharusnya karantina selalu ada di depan Bea Cukai, bukan di belakang.

“Periksa dulu baru bayar cukai, hal ini karena Karantina dulu tidak punya peralatan. Saya sangat mendukung sekali kecanggihan peralatan untuk karantina terutama laboratoriumnya,” pungkas Sudin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *