April 21, 2026

Kadis Dikda Sulut Dinilai tak Punya Prestasi, Jems Tuuk : Lepas Saja itu Jabatan!

IMG-20230328-WA0011

Manado, Suluthebat.com – Legislator PDIP yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Sulut Julius Jems Tuuk, memberikan peringatan keras kepada Kadis Dikda Sulut Grace Punuh.

Ini merupakan buntut dari permasalahan yang terjadi di SMA Negeri 1 Dumoga, terkait kasus pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para siswa kurang mampu.

Dalam interupsi yang ia lakukan saat Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (28/03/2023), Jems Tuuk melontarkan kritikan pedas kepada Kadis Punuh yang dinilai tidak bisa mengatasi kasus yang diduga dilakukan oleh oknum Pelaksana Tugas (plt) Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Dumoga.

“Saya kembali mengingatkan kepada Kadis Pendidikan Provinsi Sulut, jangan cuma suka jabatan, tapi anda tidak bisa mengatur kepala sekolah anda. Jangan hanya berdiri diatas SK Gubernur”, tegas Jems.

Bahkan, Jems tak segan-segan menyarankan kadis Punuh untuk mundur dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulut.

Tentunya bukan tanpa alasan. Jems berpendapat bahwa Kadis Grace Punuh tidak memiliki prestasi selama menjabat sebagai Kadis Dikda Sulut.

“Dua tahun saya menjadi sekretaris komisi empat, sebutkan kepada saya apa prestasi yang dilakukan oleh dr. Grace Punuh”, tandasnya dengan nada tinggi.

“Untuk urusan SMA 1 (Dumoga) saja tidak bisa”, sambung Jems.

Saat diwawancarai awak media suluthebat.com usai rapat, Jems menegaskan bahwa permasalahan demi permasalahan yang tidak dapat diatasi Kadis Dikda saat ini hanya akan menciderai kinerja Pemerintahan ODSK.

“Lepas saja itu jabatan, you tidak mampu bekerja kok, ngapaian juga masih ada di kabinet ODSK, lebih banyak masalah. Bukan solusi malah menimbulkan banyak masalah”, jelas Legislator Dapil Bolmong Raya itu. (Vil)