Mei 26, 2026

Inggried Sondakh Minta Pemerintah Pertimbangkan Dampak Alfamart dan Indomaret Bagi UMKM

Picsart_23-03-13_22-41-30-042

Manado, Suluthebat.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulut Inggried Sondakh mempertanyakan pengaruh keberadaan pasar modern Alfamart dan Indomaret bagi kesejahteraan masyarakat Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam rapat Komisi II bersama Dinas Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulut yang digelar diruang serba guna DPRD Sulut, Senin (13/03/2023), Inggried Sondakh menyoroti kontribusi dan dampak dari alfamart dan indomaret khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Ia menyebut, apabila kontribusi dari alfamart dan indomaret hanya tentang penyerapan tenaga kerja, menurutnya pelaku-pelaku UMKM juga bisa menyediakan lapangan pekerjaan.

“Kalau kontribusinya mungkin mereka menyerap tenaga kerja. Tapi kalau hanya bicara tenaga kerja, toko-toko UMKM juga itu bisa menyerap tenaga kerja”, imbuhnya.

Inggried menegaskan, pemerintah harus secara matang menghitung dampak negatif dari kehadiran alfamart dan indomaret, yang menurutnya sampai saat ini menjadi penyebab banyak para pelaku UMKM harus gulung tikar.

Dia memberikan contoh dimana usaha toko miliknya yang sudah 7 tahun berjalan dan telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat, namun 1 setengah tahun pasca adanya alfamart dan indomaret toko tersebut harus ditutup.

“Saya mengajak kita semua berpikir, itu baru 1 contoh. Puji Tuhan kami masih ada usaha lain, saya masih ada pekerjaan, tapi bagaimana dengan usaha kecil yang lain, yang pasti memang imbasnya pasti sangat terasa”, tambahnya.

Legislator partai Golkar itu pun meminta kepada Disperindag agar ada penindakan tegas terhadap alfamart dan indomaret yang tidak memberikan kontribusi besar bagi pelaku UMKM.

“Bapak ibu sebagai pemerintah tolong ini dipikirkan dengan cara salah satunya memberikan sanksi yang tegas seperti kata pak jems, betul-betul dipantau alfamart indomaret yang tidak memberikan kontribusi minimal 30% terhadap UMKM itu harus ditindak tegas. Karena memang mereka sudah memberikan imbas yang negatif sekali terhadap pengusaha kecil, sementara kontribusinya sangat kecil”, tandasnya.

Selain itu, ia berharap agar pemerintah dapat mempertimbangkan keseimbangan antara dampak dan kontribusi dari alfamart dan indomaret terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tiap kabupaten/kota. (Vil)