Juni 17, 2026

Minut, suluthebat.id- Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, membuka rapat koordinasi dan evaluasi penanganan  Bencana bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, di aula lantai 3 kantor Bupati Minut. Sabtu (13/4/2024).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan dalam penanganan bencana dapat kita lakukan mitigasi dan meminta kepada BNPB langkah langkah apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah kabupaten Minahasa Utara.

Upaya upaya terhadap daerah atau titik titik merupakan tempat dimana sudah berulangkali terjadi bencana agar dapat penanganan secara komperhensif dan terukur. Seperti jalan dan jembatan yang diusulkan harus sudah jelas status kepemilikan.

“Contoh jembatan milik desa apabila di perbaiki oleh pemkab harus menjadi milik pemkab baru dapat diperbaiki. Begitu juga status jalan, ada yang milik Pemkab ada yang milik Pemprov, dan ada yang jalan nasional. Setelah status di pahami barulah diusulkan ke instansi teknis yang berkompeten agar langkah langkah yang diambil tepat,” jelas Bupati JG.

Sementara itu, Direktur perencanaan, rehabilitasi dan rekontruksi Johny Sumbung, menyampaikan agar data data harus sinkron agar tepat dalam pengambilan keputusan. Posko bencana harus setiap hari mengupdate terkait apa yang sudah dilaksanakan dan kendala apa yang ditemui di lapangan.

“Aset Daerah dan desa seperti jalan , sekolah dan jembatan desa harus dialihkan terlebih dahulu ke Pemkab baru bisa di lakukan perbaikan, apabila tidak dialihkan dapat menggunakan dana desa dalam perbaikan,” kata Johny Sumbung.

“Pemkab Minut berkonsultasi dengan instansi pusat karena ada hal hal teknis yang perlu dapat rekomendasi dari instansi teknis contoh dari balai jalan dan balai sungai,”tambahnya.

Turut hadir dalam Rakorev, yaitu Kapolres Minut AKBP Dandung Putut Wibowo, Dandim Letkol CZi Hanif Tupen, Pejabat eselon 2, para Camat, Direktur RSUD Hukum Tua desa yang terdampak bencana dan Kepsek SMPN Liksel di Batu. (*/Vivi)