Juni 17, 2026

KPU Minsel Sukses Gelar Debat ke Dua, Tomy Moga Ingatkan Pendukung Paslon Jaga Kedamaian

Minsel, suluthebat.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan berhasil menyelenggarakan debat publik kedua bagi calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan (Minsel) pada Rabu, 30 Oktober 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Manado Tateli Resort dan dihadiri oleh para pendukung kandidat serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua KPU Minsel, Tomy Moga, membuka debat dengan menyampaikan bahwa debat publik kedua ini bertujuan agar masyarakat Minsel dapat memahami visi, misi, dan program kerja setiap pasangan calon (paslon). Ia menjelaskan bahwa debat ini selaras dengan Pasal 19 ayat 1 PKPU Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur tentang fasilitasi debat terbuka untuk paslon kepala daerah.

“Debat ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui program-program prioritas yang akan dijalankan para calon jika terpilih. Harapannya, masyarakat Minsel bisa lebih memahami siapa calon pemimpin yang akan mereka dukung berdasarkan visi dan misi yang disampaikan,” ujar Tomy Moga.

Selain itu, Ketua KPU Minsel juga mengingatkan kepada seluruh pendukung agar tetap menjaga kedamaian dan persaudaraan, meskipun terdapat perbedaan dalam pilihan politik. “Marilah kita bersama-sama menjaga suasana kondusif di Minsel,” tambahnya.

Pada Pilkada Minsel 2024 ini, terdapat tiga paslon yang berkompetisi, yaitu:

Paslon Nomor Urut 1: Franky Donny Wongkar dan Theodorus Kawatu (FDW-TK)

Paslon Nomor Urut 2: Petra Yani Rembang dan Frede Aries Massie (PYR-FAM)

Paslon Nomor Urut 3: Asiano Gamy Kawatu dan Deren Paulorino Runtuwene (AGK-DEREN)

Debat ini dipandu oleh tim panelis yang terdiri dari 12 pakar, yakni Dr. Jeffrey Delarue, Dr. Arnold Polii, Dr. Welly Waworundeng, Dr. Mayske Rinny, Dr. Very Londa, Isyana Kurniasari Konoras, Anas Yuliadi Nurdin, Franky Rengkung, Lisa Siwi, Dr. Audy Kenap, Santie Turangan, dan Anis Toma. Para panelis mengajukan sejumlah pertanyaan yang menguji komitmen dan solusi nyata dari tiap paslon dalam menjawab kebutuhan masyarakat Minsel.

Acara debat berlangsung lancar dan memberikan kesempatan yang sama kepada ketiga paslon untuk menyampaikan gagasan dan program prioritas mereka, di mana masyarakat dapat menilai komitmen masing-masing paslon dalam memajukan Minsel ke depan. (Pro)