Mei 31, 2026

FKPA SULUT DAN PANITIA GLADIAN MENGELAR UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA Tahun 2023.

MINAHASA – Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) SULUT Panitia Gladian Pecinta Alam Sulawesi Utara 2023 menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023.

Kegitan berjalan dengan hikmat dan penuh semangat. acara berlangsung di Area Camping Ground Kengkang Water Fall, Tincep Kecamatan Sonder, Sabtu (28/10/2023)

Upacara dipimpin langsung Ketua FKPA Sulut Nanvie Tagah yang di hadiri peserta gladian pecinta alam Sulut dan Insan Pecinta Alam Petualangan yang ada di Sulawesi Utara.

Nanvie Tagah mengatakan, Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023 mengusung tema “Bersama Majukan Indonesia”, bermakna membentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi dan warna-warni menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya. Ia mengatakan, Heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia.

Pemerintahan Republik Indonesia telah membuka luas partisipasi pemuda-pemudi generasi muda Indonesia hari ini telah seiring sejalan mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama. Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda-pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional.

Posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian, serta sejumlah problem bangsa lainnya. Tetapi semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur.

Selanjutnya, kata Nanvie, di sisi lain, perkembangan teknologi terkini dan arus informasi yang semakin cepat membuat kesenjangan penguasaan terhadap teknologi dan informasi antar generasi. Demikian halnya dengan tatanan sosio-kultural, politik, dan bahkan bisnis yang dikontestasi.

“Kita perlu bertanya apakah artificial intelligence telah digunakan optimal secara masif?, Mengimbangi percepatan dan perubahan ini saja sudah cukup membuat kewalahan. Pada intinya, penguasaan oleh pemuda terhadap teknologi dan informasi serta literasi digital menjadi sesuatu yang harus diseriusi,” ujarnya.

“Oleh karena itu, setiap pemuda perlu mempunyai visi, misi, dan peran strategis untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berlari lebih cepat. Strategi paling ampuh adalah dengan tolong-menolong lintas generasi dan gotong royong lintas sektor,” tutup Ketua FKPA Sulut itu. (Vidi *)