Kepsek SD Inpres Koltem Diduga Lakukan Pungli Dana BOS. Ini Penjelasannya

Minut, suluthebat.com- Dana BOS disediakan Pemerintah Pusat untuk menunjang lancarnya proses pendidikan di sekolah. Namun, sangat disayangkan bila ada oknum kepala sekolah justru menyalahgunakannya.
Ini bukanlah cerita isapan jempol. Hal tersebut diduga terjadi di SD Inpres Kolongan Tetempang Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Dana BOS yang semestinya dipergunakan secara benar dan tepat malah diduga disalahgunakan oleh kepala sekolah.
Berdasarkan informarsi, dugaan penyalahgunaan dana BOS yang berjumlah kurang lebih Rp.500 juta yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah. Dimana, Kepsek tidak menggunakan uang tersebut untuk kepentingan sekolah, yakni tidak ada pekerjaan fisik yang dilakukan Kepsek dengan uang dana BOS tersebut.
Bahkan, menurut informasi oknum Kepsek dihadapan guru-guru selalu menakut- nakuti kalau dia itu dekat dengan salah satu anggota DPRD Minut.
Diduga sudah ada permainan atau penyalahgunaan anggaran dana BOS yang dilakukan oleh pihak Kepsek dengan berbagai modus.
“Nanti kita akan buka banyak dugaan lagi,” ujar sumber yang namanya tidak ingin dipublkasikan.
Hal tersebut tentunya dapat menjadi temuan, dan menjadi tugas bagi Inspektorat Minahasa Utara untuk mengungkapnya.
Saat ditemui media, Rabu (12/10/2023) Kepala SD Inpres Kolongan Tetempangan Adri Legi, membenarkan jika selama ini dana BOS yang diterima, tidak pernah dibuat pekerjaan fiksik.
“Iya benar. Memang tidak ada pekerjaan fisik. Melainkan dipakai untuk kegiatan ekstra kurikuler seperti sosialisasi dan juga untuk keperluan Alat Tulis Menulis (ATK) untuk siswa,” jelas Adri Legi. (Vivi)
