Bawaslu Minut Sosialisasi Penanganan Pelanggaran Pemilu 2024

Minut, suluthebat.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sosialiasi Penanganan Pelanggaran Tahapan Pendaftaran dan Verifikasi Peserta Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 Di Kabupaten Minahasa Utara, di Hotel Sutanraja Watutumou, Minut. Sabtu (8/7/2023)
Dalam sambutan Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy diwakili anggota Bawaslu Rocky Ambar, menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas di jajaran Bawaslu serta bagaimana prosedur dalam menangani pelanggaran yang ditemukan.
“Setiap tahapan pemilu baru dimulai pun sudah ada indikasi terjadi pelanggaran. Oleh sebab itu, sudah selayaknya Divisi penindakan itu banyak kegiatan-kegiatanya,” jelas Rocky.
Selanjutnya kegiatan dibuka oleh Kodinator Divisi Penanganan Pengurusan Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Zulkifli Densi.
Dikatakan Zulkifli Densi, saat ini tahapan Pemilu sudah masuk pada tahap perbaikan berkas untuk calon DPR, DPRD dan DPD dan besok (Minggu 9/7/23) adalah hari terakhir pemasukan.
“Untuk itu, kita sudah fokus dalam pengawasan. Adapun pelanggaran yang biasa ditemukan ada 4 jenis, yaitu pelanggaran administrasi, kode etik, tindak pidana pemilihan dan pelanggaran perundang-undanganan lainnya,” kata Zulkifli.
Sementara untuk temuan pelanggaran pemilu di lapangan, lanjut dijelaskan Zulkifli, ada 5 syarat akan penemuan, yaitu identifikasi potensi, tidak melampaui batas waktu, identitas terlapor, uraian kejadian dan bukti.
“Oleh sebab itu, hal tersebut harus dituangkan dalam Laporan Hasil Penemuan (LHP),” tukasnya.
Kemudian masuk pada materi yang dibawakan oleh Stefan Obadja Voges, selaku narasumber mewakili akademisi Ilmu Hukum, menyampaikan, Pemilu di Negara Indonesia merupakan salah satu Pemilu tersibuk di dunia. Karena selain melibatkan pemilihan langsung dari hampir 205 juta pemilih, juga memiliki kurang lebih 800ribu TPS. Oleh karena itu dibutuhkan penyelenggara yang memiliki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.
“Sosialisasi sebagai salah satu penguatan kelembagaan merupakan hal yg sangat krusial untuk kesiapan SDM penyelenggara disemua lapisan. Kesiapan penyelenggara akan menentukan hasil dari Pemilu yang berkualitas,” jelas Voges.
Turut hadir juga, anggota Bawaslu Minut Arjunad Bakari, Sekertaris Bawaslu Michael Polii, dan seluruh Panitia Panwaslu Kecamatan. (Vivi)
