Pemkab Minut Gelar Aksi 1 Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting

Minut, suluthebat.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Badan Perencanaan Penelitian, dan Pengembangan (BAPELITBANG) Daerah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melaksanakan kegiatan Aksi 1 (analisis situasi) Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting kabupaten Minut tahun 2023, di Aula kantor Bapelitbang. Kamis (23/2/2023).
Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Joune Ganda yang diwakili Plt Kepala Bapelitbang, Deysi Tampi. Dalam sambutannya mengatakan, analisis situasi dalam hal percepatan penurunan stunting, bertujuan untuk membantu pemerintah kabupaten dalam menentukan program/kegiatan yang diprioritaskan alokasinya dan menentukan upaya perbaikan manajemen layanan untuk meningkatkan akses rumah tangga 1.000 hari pertama kehidupan (hpk) terhadap intervensi gizi spesifik maupun sensitif.

Ada beberapa hal yang menjadi point penting dalam aksi 1 ini.
1. Mengenai ketersediaan data yang diperlukan mengenai situasi;
2. kita akan fokus menganalisis penyebab kesenjangan cakupan layanan baik dalam kabupaten maupun pada desa/kelurahan;
3. Menganalisis ketersediaan program tahun berjalan untuk mengatasi penyebab kesenjangan cakupan layanan;
4. Menganalisis kendala penyampaian layanan bagi rumah tangga 1000 hari pertama kehidupan (hpk);
5. Mengindentifikasi kesenjangan ketersediaan data dan kualitas aksesibilitas data;
6. Menganalisis kendala koordinasi antara perangkat daerah dengan desa/kelurahan dalam sinkronisasi penyelenggaraan intervensi;
7. Bersama lintas sektor, dikoordinir oleh Bapelitbang, merumuskan rekomendasi hasil analisis situasi yang kita lakukan hari ini yang akan menjadi acuan dalam perencanaan program kegiatan penanganan stunting dalam aksi 2 (rencana kegiatan).

“Berharap semua peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.” ucap Tampi
Terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dr. Jane Symons mengatakan, aksi konvergensi stunting diharapkan data atau imputan sudah terisi sesuai dengan format yang telah disampaikan melalui surat keputusan Gubernur.
“Secara teknis kita melakukan penginputan data tentang sebaran konvergensi stunting di Kabupaten Minut. Harapan kita mudah-mudahan dengan dilaksanakannya aksi konvergensi stunting yang pertama ini semua data penderita stunting secara konvergen kita sudah bisa laksanakan,” ungkapnya.

Turut hadir team leader Iney Regional 5 Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sam Patoro Larobu sebagai narasumber, para Kepala Perangkat Daerah atau yang mewakili dan para peserta. (Vivi)
