Mei 31, 2026

Satu Alat Berat Diturunkan Perbaiki Jalan Perkebunan, Petani: Terima Kasih Ibu Saron

0
Yanes Mandey Tokoh Masyrakat yang juga adalah Petani (Foto pro).

Minsel, suluthebat.com – Akses jalan untuk menuju ke perkebunan merupakan hal yang penting bagi para petani demi kelancaran saat mengeluarkan hasil pertanian, namun para petani yang berada di Desa Raanan Lama, Kecamatan Motoling mengalami kesulitan saat akan pergi ke kebun menggunakan kendaraan roda dua dikarenakan jalan yang menuju perkebunan Moyongboong yang berjarak sekitar 500 meter dari kampung itu sempit, berlubang dan sempat tertutup longsor.

Hal tersebut mengundang perhatian dari salah satu Wakil Rakyat, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Sandra Rondonuwu yang langsung mengirimkan bantuan satu unit alat berat untuk memperbaiki jalan perkebunan itu.

Saron sapaan akrab dari Ketua Komisi II DPRD Sulut itu berharap kiranya alat berat untuk perbaikan jalan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya petani yang berada di Desa Raanan Lama ini.

Yanes Mandey salah satu petani yang juga adalah tokoh masyarakat di Desa Raanan Lama mengungkapkan sangat berterima kasih atas kepedulian Anggota DPRD Sulut Sandra Rondonuwu terhadap masyarakat, terlebih khusus bagi para petani.

“Ini tentu sangat membantu kami, karena jalan ini merupakan akses utama menuju ke perkebunan sawah dan ladang. Sebelumnya sempat terhambat namun berkat bantuan ibu Sandra jalan yang sempit dan ditutupi longsor dapat diperbaiki,” kata Mandey.

Manuel Bela Tohoh Agama Desa Raanan Lama (Foto pro)

Adapun Manuel Bela salah satu Tokoh Agama mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih atas niat baik dari wakil rakyat yang akrab disapa Saron. Diungkapkannya pula kesulitan petani saat ini sudah teratasi.

“Ya, tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi yang memiliki kebun di daerah perkebunan Moyongboong ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan baru kali ini merasakan mendapat perhatian dari wakil rakyat, sehingga kedepannya mereka sudah bisa mengeluarkan hasil pertanian berupa kelapa, cengkih, milu dan padi dengan melewati akses jalan perkebunan yang lebih layak. (**/Pro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *