Gelar Rakor, Pemkab Minahasa Bahas Percepatan Pengoperasian RSUD Samratulangi

Minahasa, suluthebat.id – Bupati Jemmy Stani Kumendong Dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lynda Watania mengikuti rapat koordinasi bersama terkait Percepatan Pengoperasian RSUD Samratulangi Tondano, Bertempat di Ruang RSUD Samratulangi, Tonsaru, Selasa (02/04/2024).
Rapat koordinasi menindaklanjuti terkait perencanaan dan evaluasi program, percepatan pembagunan dan penjabaran sasaran strategis, Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target kinerja RSUD Tondano secara vertikal dan horizontal yang bertujuan untuk menciptakan keselarasan percepatan pembagunan RSUD Samratulangi Tondano yang baru.
Bupati memanfaatkan salah satu sumber pembiayaan alternatif melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Sebagai salah satu alternatif pembiayaan, skema KPBU membutuhkan proses yang relatif panjang dan memerlukan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi Pemkab Minahasa.
“Saat ini Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat mensuport pembangunan RSUD Tondano. Di Pemkab Minahasa sudah memulai pembangunan infrastruktur sesuai kemampuan keuangan namun untuk menyelesaikan pembangunan tersebut Pemkab Minahasa membutuhkan sumber pembiayaan yang sangat besar,” ujar bupati.
Oleh karena itu lanjut Kumendong mengajak untuk bersama-sama mendukung dan mendorong agar percepatan pembangunan RSUD Tondano yang baru bisa selesai dengan sebaik mungkin.
Sementara itu, Sekda menambahkan demi kemajuan daerah Minahasa, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara mensuport dan mendukung demi pembagunan Gedung Kesehatan RSUD Tondano untuk kemajuan kesehatan di Kabupaten Minahasa,” pungkasnya.
Dirut RSUD Sam Ratulangi dr Nancy Mongdong menyampaikan melalui rapat ini diharapkan para tim manajemen dapat menurunkan sasaran strategis, IKU dan target kinerja hingga ke level-level bawahnya kita tetap bekerja sesuai dengan prosedur dan aturan-aturannya, karena rumah sakit ini adalah milik pemerintahan.
Dirut juga beberapa fasilitas yang belum ada seperti tentang pengadaan alat kesehatan dokter dan alat perlengkapan dan ruangan serta bangunan yang belum memadai, juga yang paling menonjol adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan sarana air bersih yang akan di gunakan nanti.
“Oleh karena itu melalui rapat koordinasi kali ini saya berharap pengelolaan percepatan pembangunan butuh dukungan pemerintah dan stakeholder yang lain agar biasa membantu, untuk percepatan pembangunan RSUD Tondano yang baru Agar Bisa di tempati secepat mungkin,” ungkap Mongdong.
Turut Hadir Asisten II , KBPKD Kadis Kesehatan , Kadis PUPR ,Kadis Perhubungan ,Kadis Perkim, Kadis SDA, Camat Tondano Raya , Kepala Cabang Bank Sulut Go Tondano dan Jajaran Rumah Sakit, (***/Vid)
