Dikenal Sering Kritisi Glady Kawatu Selama Jabat Sekwan, Jems Tuuk : Karir Beliau Akan Terus Terbang

Manado, Suluthebat.com – Anggota DPRD Sulut Jems Tuuk mendapat kesempatan memberikan testimoni terhadap kinerja mantan sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, dalam acara pisah sambut Sekretaris DPRD Sulut yang diadakan di ruang paripurna DPRD Sulut, Senin (24/10/2022).
Hal itu sontak menarik perhatian seluruh yang hadir. Pasalnya, Jems Tuuk dikenal sebagai sosok yang aktif memberikan kritik pada kinerja seorang Glady Kawatu selama menjabat sebagai sekwan Sulut.
Tuuk menjelaskan, hal tersebut tidak seperti anggapan banyak orang. Menurutnya, alasan ia sering melontarkan kritik adalah berdasarkan penilaian objektif.
“Banyak orang berpikir bahwa Jems Tuuk marah dengan ibu Glady. Tidak. Dalam banyak kesempatan pernah saya ingat satu kesempatan saya harus mendukung beliau, karena kita harus objektif dalam menilai kehidupan”, ucap dia.
Lanjut jems, ia mengaku memiliki alasan ketika jarang terlihat memuji Glady Kawatu selama menjabat sekwan Sulut.
“Saya ingin, ada kotak pandora yang harus dipecahkan dalam ruang berpikir ibu Glady. Karena saya tau persis ibu Glady punya kemampuan yang jauh lebih besar dari hari ini. Saya bisa katakan dikesempatan ini, karir ibu Glady tidak akan berhenti sebagai Sekda. Beliau akan terus terbang”, Puji Tuuk yang diikuti dengan tepuk tangan seluruh yang hadir dalam acara tersebut.
Beliau pun menjelaskan maksud dari pujian tersebut. Menurutnya, bukti kinerja hebat seorang Glady Kawatu dapat dilihat dari apa yang telah ia lakukan selama menjabat Sekwan Sulut.
“Testimoninya ada di lembaga ini. Bagaimana beliau merangkul kekuatan. Beliau memiliki cara berpikir yang benar. Karena ada satu kepentingan besar yang masyarakat Sulut butuh”.
Politisi PDIP itu pun memberikan dukungan terhadap Glady Kawatu dalam jabatannya saat ini sebagai Sekretaris Daerah kabupaten Minahasa Selatan.
“Saya berharap leveling kepemimpinan, rentan kendali dan juga penegasan ibu bisa menjadi yang terbaik di minsel. Dan saya yakin, di minsel akan berhasil”, tutupnya. (Vil)
