Mei 13, 2026

Minsel, suluthebat.id – Sebuah babak baru dalam kepemimpinan Desa Tumani Utara dimulai dengan dilantiknya Andrew Kawengian, S.Pd sebagai Pejabat Hukum Tua. Pria muda yang sebelumnya dikenal sebagai seorang pendidik berpengalaman ini resmi menerima amanah besar untuk memimpin desa kelahirannya.

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theo Kawatu, mewakili Bupati Franky Donny Wongkar, pada Kamis (27/03/2025). Momen ini menjadi sejarah tersendiri bagi Minahasa Selatan, sebab Andrew Kawengian tercatat sebagai Pejabat Hukum Tua termuda di daerah tersebut.

Nama Andrew Kawengian bukanlah sosok asing bagi dunia pendidikan. Ia merupakan pentolan Guru Garis Depan (GGD), program yang menempatkan guru-guru terbaik ke daerah-daerah terpencil untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sana. Selama bertahun-tahun, Andrew telah bertugas di berbagai pelosok Indonesia, menghadapi tantangan berat dalam dunia pendidikan di daerah yang minim akses.

Namun, setelah mengabdikan dirinya di berbagai daerah pedalaman, Andrew memutuskan kembali ke kampung halamannya di Desa Tumani Utara, Minahasa Selatan. Ia melanjutkan perjuangannya sebagai tenaga pendidik di salah satu SMP di wilayah tersebut. Namun, takdir membawa dirinya ke jalur yang lebih luas—bukan hanya mengajar di ruang kelas, tetapi kini mengabdi sebagai pemimpin desa.

Sebagai pemimpin muda, Andrew tidak sekadar menjalankan tugas seremonial. Ia datang dengan visi yang jelas untuk membenahi dan memajukan desanya.

“Saya akan menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan arahan pimpinan serta memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat desa saya,” ungkapnya.

Salah satu fokus utamanya adalah membenahi BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang selama ini dinilai kurang berjalan dengan baik. BUMDes yang seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi desa justru belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selain itu, Andrew juga ingin meningkatkan sektor pembangunan infrastruktur, pemberdayaan pemuda, serta peningkatan pelayanan publik di Tumani Utara. Dengan semangat dan idealismenya, ia siap membawa perubahan yang nyata bagi masyarakat.

Pelantikan Andrew disambut dengan penuh harapan oleh warga Tumani Utara. Sosoknya yang dikenal dekat dengan masyarakat, berjiwa sosial tinggi, dan memiliki pengalaman luas menjadi modal besar dalam memimpin desa ini.

Sebagai pejabat termuda di jajaran hukum tua Minahasa Selatan, banyak tantangan yang akan ia hadapi. Namun, dengan bekal pengalamannya sebagai seorang guru yang terbiasa menghadapi keterbatasan di daerah terpencil, Andrew diyakini mampu menghadapi segala rintangan yang ada.

Kini, langkah awal telah dimulai. Warga Tumani Utara menaruh harapan besar pada kepemimpinan Andrew Kawengian, pemuda yang telah membuktikan bahwa pengabdian tidak mengenal batas, dan kini kembali ke kampung halaman untuk membawa perubahan. (***)