Debat Publik Ketiga Pilkada Kota Bitung, 2 Paslon Adu Gagasan Peningkatan PAD

Minut, suluthebat.id- Dua pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota kota Bitung, yaitu Geraldi Mantiri dan Erwin Wurangian (GM Win), serta Hengky Honandar dan Randito Maringka (HHRM), beradu gagasan terkait Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dalam debat terbuka ketiga yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Butung, di The Sentra Hotel, Minut. Jumat (15/11/2024).
Di awal debat, para calon walikota dan wakil walikota Bitung diberikan kesempatan menyampaikan visi-misi dan programnya. Debat publik ketiga ini mengusung tema “Keuangan dan Fiskal Daerah, Potensi Investasi, Ketahanan Pangan, Tata Kelola Sampah dan Limbah Industri, Pemantapan Peningkatan PAD dan Sumber Pembiayaan yang Sah”.
Pada pertanyaan yang diberikan para panelis, yang dibacakan oleh moderator, untuk calon Walikota Bitung nomor urut 2 (dua), Hengky Honandar, adalah langkah kongkrit sebagai upaya untuk memantapkan PAD melaui pajak daerah, retribusi daerah dan pengelolaan kekayaan daerah.
“Untuk meningkatkan PAD kota Bitung, yaitu memperbaiki pengeloaan PAD antara lain pembentukan tim PAD lintas sektor, meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam hal strategi peningkatan PAD itu sendiri, dan meningkatkan efektifitas monitoring dan evaluasi, serta peningkatan kemampuan skil dan manajerial ASN pemungut pajak.” ucap Honandar.
Sementara untuk calon Walikota nomor urut 1 (satu) Geraldi Mantiri, Bagaimana strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah dan membelanjakannya.
“Melakukan pendataan kembali wajib pajak. Menjalin kerjasama dengan BUMN dan BUMD yang didalamnya bagaimana meningkatkan pendapatan daerah. Kita harus melakukan monitoring rutin dan evaluasi. Kemudian komitmen dalam hal terlaksananya strategi komitmen seluruh stakeholder dan juga membuat komputerisasi penerimaan daerah. Terkait pembelanjaan, bagaiman kita merencanakan APBD yang mungkin terukur dan efisien yang sesuai dengan skala prioritas. Sebagaimana sinergitas antara RPJMN dan RPJM Provinsi, serta RPJM Daerah.” urai Geraldi Mantiri.

Debat publik ini, dibuka oleh komisoner KPU Kota Bitung Yunoy Rawung mewakili Ketua KPU Deslie Sumampouw. Dihadiri komisioner lainnya yaitu Wiwinda Hamisi, Frangky Takasihaeng dan Muhajir La Djanudina.
” Kiranya debat terbuka ketiga ini memberikan manfaat bagi kita semua masyarakat kota Bitung teristimewa dalam menyambut pesta demokrasi pemilihan walikota dan wakil walikota kota Bitung tahun 2024,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut disaksikan Ketua Bawaslu Kota Bitung Deiby A. Londok, bersama anggota Bawaslu lainnya.
Pesta demokrasi bukan sekadar menang dan kalah. Tetapi bagaimana masyarakat Kota Bitung bisa mendapatkan calon pemimpin yang kaya akan ide, gagasan, dan inovasi. (Vivi)
