Sukseskan Pilkada 2024, KPU Minut Sosialisasikan Pembentukan Pantarlih

Minut, suluthebat.id- Dalam rangka menyukseskan Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Minahasa Utara (Minut), mengadakan Media Gathering Sosialisasi Pembentukan Pantarlih Pemilihan Kepala Daerah, Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Minahasa Utara tahun 2024, Cassa Bennedeta Tatelu. Jumat (14/6/2024).
Ketua KPU Minut Hendra Lumanauw, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa, pembentukan Pantarlih atau pembentukan PPDP ini merupakan bagian dari tahapan penyelenggaraan diruang tahapan pemutakhiran data pemilih, yang berdasarkan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022.
“Tahapan pembentukan Pantarlih ini, menjadi tahapan awal dilakukannya proses Coklit atau pemutakhiran data faktual. Pantarlih adalah perangkat kerja kita, SDM kita, dalam rangka pencocokan dan penelitian data pemilih” kata Lumanauw, seraya mengajak jurnalis untuk
mensosialisasikan kepada publik terkait rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih.
Selanjutnya, Kepala Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Irene Buyung menambahkan, pentingnya pencocokan dan penelitian data pemilih yang akan dilakukan oleh Pantarlih dari rumah ke rumah.
“Coklit ini adalah dasar untuk kita nantinya menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kabupaten Minahasa Utara,”imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Parmas dan SDM KPU Minut, Risky Pogaga, mengatakan, Pantarlih adalah ujung tombak dalam pemutakhiran data pemilih. Jadi, bagaimana mereka akan menentukan siapa saja yang masuk sebagai pemilih di Pilkada 2024.
Sementara untuk tahapan pendaftaran Pantarlih dimulai pada 13-19 Juni, penilitian administrasi 14-20 Juni, pengumuman hasil seleksi 21-23 Juni, penetapan nama hasil seleksi Pantarlih 23 Juni dan pada 24 Juni dilakukan pelantikan Pantarlih.
“Masa kerja untuk Pantarlih selama satu bulan, mulai dari tanggal 24 Juni – 25 Juli 2024,” jelas Pogaga.

Dalam media gathering, hadir sebagai narasumber, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado Fransiskus Marcelino Talokon dan Perwakilan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut Amanda Komaling. (Vivi)
