Bupati Joune Ganda Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Untuk Minahasa Utara

Minut, suluthebat.id- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, menetapkan status tanggap darurat bencana untuk Minahasa Utara.
Hal ini dilakukan sehubungan dengan curah hujan yang sangat tinggi dibeberapa kecamatan yaitu Kecamatan Likupang Timur, Likupang selatan, Likupang Barat dan kecamatan Wori. Oleh karena penanganan situasi yang sangat mendesak.

Akibat curah hujan yang sangat tinggi pada Minggu (7/4/2024) dimana banjir, tanah longsor, pohon tumbang yang terjadi tidak terantisipasi sebelumnya di titik titik yang pernah terjadi bencana.
“Ini menjadi tugas Camat dan Hukum Tua agar dapat mendata lebih detail lagi agar dapat dibuatkan surat ke BNPB untuk penanganan yang lebih komprehensif, melakukan mitigasi agar tidak terulang lagi karena yang lalu telah terkena bencana. Laporan yang detail dan lengkap dari Camat dan Hukum Tua untuk diteruskan ke instansi teknis terkait,” tegas Bupati JG. Selasa (9/4/2024).
Kemudian, fasilitas vital yang menjadi tumpuan masyarakat sangat urgen untuk dilakukan perbaikan yang maksimal, apabila sudah rusak berat diusulkan pembangunan yang baru, seperti jalan yang terputus bukan hanya sekedar di akalin untuk diperbaiki sebaiknya dilihat secara detail kalau memang tidak memungkinkan untuk diperbaiki sebaiknya diusulkan ke instansi teknis untuk pembuatan jalan yang baru demikian juga dengan jembatan.
“Fasilitas yang sifatnya milik desa atau daerah juga dilakukan pendataan agar dalam penyusunan anggaran berikutnya diusulkan dalam Musrenbangdes dan Musrenbang Kabupaten, untuk skala desa dapat menggunakan dana desa untuk penanggulangan darurat bencana,” kata Bupati.
Bupati JG memberikan apresiasi atas dukungan dari Forkopimda dimana sampai saat ini sudah maksimal membantu perbaikan dan membuka akses jalan akibat tanah longsor dan pohon tumbang sehingga masyarakat sudah dapat memanfaatkan. Dan apresiasi juga buat para pihak lainnya dan masyarakat yang sudah bekerja sama dalam penanganan bencana.
“Untuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana yang sangat urgen seperti pemberian makanan yang siap saji agar dipersiapkan dengan baik. Karena masyarakat belum dapat melakukan aktifitas masak memasak apa lagi yang berada di pengungsian, agar di data jangan sampai ada masyarakat yang di pengungsian tidak mendapat makanan,”imbau Bupati.
BMKG juga menginformasikan, walaupun beberapa hari ke depan sudah tidak memberikan dampak bencana tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan. (Vivi)
