Juni 27, 2026

Kegiatan Posyandu dan Posbindu di Desa Kaweruan Dirangkaikan PMT untuk Balita, Bumil dan Lansia

Minut, suluthebat.com- Pemerintah Desa Kaweruan kecamatan Likupang Selatan melaksanakan kegiatan Posyandu dan Posbindu, sekaligus pemberian nutrisi bergizi bagi bayi usia 0-23 bulan, balita usia 2-6 tahun, ibu hamil, ibu menyusui, serta pemberian makanan sehat dan pemeriksaan kesehatan bagi lansia. Bertempat di BPU desa Kaweruan. Senin (29/5/2023).

Peran posyandu di tengah masyarakat sangatlah besar. Meski identik dengan bayi dan balita, kegiatan posyandu dan manfaatnya ternyata tidak hanya sebatas itu. Banyak program posyandu yang juga diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan pasangan usia subur.

Posyandu (pos pelayanan terpadu) merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Tujuan utama posyandu adalah mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat. 

Sedangkan Posbindu dalam rangka deteksi dini dan skrining kesehatan untuk usia produktif. Kegiatan Posbindu dimulai dari meja Pendaftaran, Antropometri, Cek Tekanan Darah dan Konsultasi Kesehatan oleh tenaga medis. Dengan mengetahui segala risiko yang ada, masyarakat akan lebih berwaspada untuk menjaga kesehatannya.

Kegiatan penyerahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini dihadiri oleh Hukum Tua Desa Kaweruan Alfry T. Natan, Ketua TP PKK Desa Kaweruan Ny. Inge Natan Lampah, Ketua TP PKK Kecamatan Likupang Selatan Rilly Talumantak Pangkerego, petugas kesehatan dari Puskemas desa Batu Liksel, perangkat desa Kaweruan, kader Posyandu dan masyarakat PMT.

Hukum Tua desa Kaweruan Alfry T. Natan didampingi Ketua TP PKK Ny. Inge Natan Lampah, mengatakan PMT bagi balita, ibu hamil dan warga lansia ini adalah salah satu usaha untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat yang dalam pelaksanaannya dirangkaikan dengan pelaksanaan posyandu dan posbindu untuk memberikan layanan kesehatan.

“Melalui PMT ini, kami berharap dapat membantu kebutuhan gizi ibu hamil balita, serta para lansia,”ucap Hukum Tua Alfry Natan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Likupang Selatan Ny. Rilly Talumantak Pangkerego selaku Bunda Pendamping Keluarga Stunting (PKS) menyampaikan, untuk mewujudkan target Kabupaten Minahasa Utata serta mendukung program bunda PKS Kabupaten Minut Ny. Rizya Ganda Davega dalam menekan angka stunting, Dinas Ketahanan Pangan Minut mendisplay pemberian paket berupa beras untuk balita stunting dan balita kurus.

“Untuk desa Kaweruan, anak stunting dulunya ada 2 orang, namun sekarang sudah 0 atau tidak ada. Dan saat ini sementara pemantauan dan pemenuhan gizi untuk kedua anak tersebut,” jelas Rilly Talumantak Pangkerego.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa, telur ayam, biskuit, sari kacang hijau, susu untuk balita, susu ibu hamil, dan beras. Warga yang menerima bantuan sebanyak 97 orang. Terdiri dari 8 orang ibu menyusui, 3 orang ibu hamil, 40 orang balita PMT dan 46 orang lansia PMT. (Vivi)