Juni 17, 2026

Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Sulut Laksanakan Sosbang

Picsart_23-02-28_15-44-09-838

Manado, Suluthebat.com – Pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Sulut melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kebangsaan (Sosbang) di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Agenda ini dilaksanakan sejak tanggal 13 hingga 28 Februari 2023.

Kegiatan Sosbang yang dilaksanakan Ketua Komisi IV DPRD Sulut Vonny Paat digelar di Desa Borgo Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa. 

Dalam giat tersebut, Srikandi PDIP ini berharap implementasi dari empat pilar kebangsaan yang disosialisasikan harus terpatri dalam hidup bermasyarakat.

“Tentunya untuk kelangsungan hidup sosial yang aman, rukun dan gotong royong,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap hidup saling menghormati satu sama lain, dengan harapan kehidupan yang rukun dan damai dalam ragam kebhinekaan, tetap terjaga.

Sama halnya dengan Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulut Priscilla Cindy Wurangian. Dalam kegiatan Sosbang itu Ia mendorong masyarakat untuk tetap menjaga solidaritas dengan mempertahankan 4 pilar kebangsaan sebagai tiang penyangga agar tetap kokoh dan tidak tergoyahkan dengan segala bentuk ancaman dari luar maupun dari dalam.

“Pancasila, Undang-undang dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bineka Tunggal Ika, ini adalah 4 Pilar Kebangsaan yang harus kita jaga dan kita tunaikan dalam hidup berbangsa dan bernegara,” jelas Cindy.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sulut Careig Runtu dalam kegiatan Sosbang yang dilaksanakan di Desa Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa terus mendorong masyarakat untuk mempertahankan semangat kerukunan yang telah terpelihara dengan baik di Sulut dalam menghadapi Pemilu 2024.

Ditemui awak media di ruang kerjanya Senin (27/02/2023), Careig mengajak masyarakat Sulut harus terus menjunjung tinggi semangat dan nilai-nilai pilar pertama yakni Pancasila dalam menyambut pesta demokrasi 5 tahunan, sehingga dapat menciptakan kestabilan politik, ekonomi, dan keamanan.

“Pancasila sebagai ideologi bangsa harus terus kita renungkan, refleksikan, dan kita tunaikan sebagai pancasila dalam pebuatan adalah teladan, dan bukan hanya dikenal sebagai jargon semata,” tuturnya.

Careig juga menjelaskan, sebagai warga negara yang berideologi Pancasila harus terus menjaga kerukunan bangsa yang telah tertuang dalam sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, sampai sila ke lima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lanjut Careig, dengan keharmonisan yang mengedepankan sikap toleransi dalam semangat bineka tunggal ika ini, telah membuat Sulawesi Utara semakin harum dan mendapatkan perhatian serius pemerintah pusat.

“Apalagi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandou yang terus mewujudkan kerja nyata sehingga masyarakat dapat merasakan pembangunan yang berdampak pada peningkatan ekonomi di Sulut yang merata,” tukasnya.

Tak sampai di situ saja, Careig juga berharap melalui upaya sosialisasi wawasan kebangsaan ini, akan bermunculan generasi-generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme yang tinggi dengan menciptakan karya-karya luar biasa di masa yang akan datang. (Adv)