SMK N 3 Manado Programkan Dua Produk Cenderamata, Termasuk Pewangi Dari Olahan Buah Pala

Manado, Suluthebat.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Manado tengah mempersiapkan produk untuk dijadikan cenderamata khas dari daerah Provinsi Sulawesi Utara.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK N 3 Manado Selvy Ransulangi, kepada awak media Suluthebat.com, saat ditemui di ruangannya, Selasa (20/09/2022).
Beliau menuturkan ada dua produk unggulan yang nantinya akan diluncurkan oleh SMK N 3 Manado untuk dijadikan cenderamata daerah Sulawesi Utara. Kedua produk unggulan tersebut masing-masing dari jurusan perhotelan dan jurusan tataboga.

“Jadi kita akan meluncurkan cenderamata dari SMK N 3 atas nama brand Sulawesi Utara, itu produk unggulan dari perhotelan dan tataboga”, tuturnya.
Beliau pun menjelaskan lebih rinci tentang produk yang akan diluncurkan oleh jurusan tataboga SMK N 3 Manado, yang merupakan hasil olahan dari guru maupun siswa SMK N 3 Manado, dan saat ini sudah dalam perancangan untuk proses produksi.

“Kalau untuk boga ada sambal roa bumbu woku dan sambal tuna bumbu woku. Produk ini sebenarnya sudah pernah ada, dan itu sudah pernah diikut sertakan dalam satu kompetisi tingkat nasional dan itu masuk dalam 60 besar. Itu juga sudah pernah melalui izin badan Pengawas Obat dan Makanan, makanya saat ini saya sudah bicarakan untuk itu dimunculkan kembali dijadikan cenderamata Sulut”, jelasnya.
Lanjut Ransulangi, produk yang saat ini sudah tersedia merupakan inovasi hasil karya dari jurusan perhotelan dan tinggal menunggu proses pengemasan yang saat ini sedang dalam perancangan.

“Kalau perhotelan mereka buat pewangi cucian menggunakan pala. Jadi asam pala itu diolah menjadi wangi, dan itu produknya sudah ada. Tapi sekarang lagi dirancang bagaimana pengemasannya, bagaimana ini bisa dibuat unik dan menarik untuk dijual sebagai cenderamata”, tambah kepsek Selvy.
Menurutnya, inovasi ini merupakan bentuk sumbangsih SMK N 3 Manado untuk menunjang program pemerintah dalam bidang pariwisata Sulawesi Utara. Oleh karena itu beliau telah menginstruksikan kepada pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses produksi dari kedua produk tersebut, agar segera dapat dipasarkan.
“Saat ini saya sudah bilang untuk program ini dipercepat, supaya paling lambat bulan november produk-produk ini sudah ada dan paling tidak sudah bisa dipasarkan ke tempat-tempat yang sudah kita jalin kerjasama, seperti bandara misalnya dan ada beberapa hotel yang nantinya jadi tempat untuk kita jual produk cenderamata ini”, tutupnya. (Vil)
