Juli 28, 2026

Sekda Wakili Bupati ROR Mengikuti Evaluasi Kabupaten Layak Anak

Minahasa, suluthebat.com – Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Frits Robert Muntu, SOS Mengikuti Evaluasi Kabupaten Layak Anak secara Hybrit oleh Tim Verifikasi KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati Tondano, Senin (13/06/ 2022).

Dalam sambutannya, Sekda Frits Robert Muntu mengatasnamakan Bupati Minahasa DR Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si dan Wakil Bupati Minahasa Dr. (HC) Robby Dondokambey S,si MM memberikan apresiasi kepada tim pengungkit kabupaten layak anak kementerian PPPA RI yang memprakarsai kegiatan ini, dimana kegiatan pengungkit ini mengandung nilai penting dan strategi untuk meningkatkan pemenuhan hak anak serta perlu anak di kabupaten minahasa.

Dikatakan Sekda, Kabupaten layak anak merupakan perwujudan komitmen dari kabupaten minahasa dengan tujuan untuk menghapus kekerasan terhadap anak serta pemenuhan hak anak, dimana pemerintah berupaya mengarah pada transformasi konvensi hak-hak anak (Convention on the rights of the child).

Selain itu kabupaten layak anak adalah kabupaten yang memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak melalui integrasi, komitmen dan sumber daya baik dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Lanjut Sekda, tahun ini untuk mendapatkan penghargaan kabupaten layak anak dengan memiliki strategi utama yang bertujuan untuk pencegahan kekerasan dan eksploitasi pada anak sehingga diperlukan beberapa hal untuk mencapai tujuan tersebut, meliputi:
1. Intervensi, pelibatan anak dari musyawarah pembangkitan tingkat desa sampai pada musyawarah pembangunan tingkat kabupaten untuk berusaha dan berupaya mewujudkan aspirasi anak dan pembangunan.
2. Pemenuhan kebutuhan keluarga, peran orang tua dalam menjaga dan mendidik anak.
3. Hadirnya sekolah ramah anak.
4. Hadirnya tempat ibadah ramah anak.
5. Membangun lingkungan didalamnya melibatkan forum anak yang menjadi pelopor dan pelapor.
6. Membangun wilayah desa, kelurahan dan kecamatan layak anak.

“Saya harap dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak secara optimal akan mengurangi pengurangan individu yang akan kemajuan bangsa di masa yang akan datang,” ujarnya.

Jika masalah anak tidak ditangani dengan baik maka akan menjadi beban negara. Memperkuat komitmen dari semua pemangku kepentingan agar melindungi dan mendukung tumbuh kembang anak agar anak sehat, berbudi pekerti dan berkarakter serta tanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, maka diperlukan pendekatan, penerapan dan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir dan terintegrasi bersama-sama.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan Kementerian PPPA Rohika Kurniadi Sari, SH, MSi selaku Ketua Tim Verifiaksi.

Turut hadir Sekretaris Dinas PPPA Provinsi Sulut Ir. Nelda Luntungan, MSi, Kepala Dinas PPPA Kabupaten Minahasa Dra. Riany Suwarno, Kepala Bapelitbangda Minahasa Philip Siwi, SE selaku Ketua Gugus Tugas KLA Minahasa, Kepala Dinas Kesehatan dr. Olviane Rattu MKes, Kepala Dinas Pendidikan Tommy Wuwungan SPd MM, Kepala Dinas KOMINFO Agustivo Tumundo, SE, MSi, Kepala Dinas Dukcapil Meidy Rengkuan, SH, MAP, Kepala Dinas Naker Djeffry Sajow, SH, Kepala Dinas Budpar Drs. Steady Tumbelaka, Kepala Dinas Perpustakaan Drs. Arthur Palilingan, Kepala BPBD Nofry Lontaan, nomor Camat dan Lurah serta tim teknis Dinas PPPA masing-masing Kabid Pemenuhan Hak Anak Daine Lantang, SE, Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Dra.Chrestin Dowah, Kabid Kualitas Hidup perempuan dan keluarga Ireine Rumagit, SE. M.Si, serta para Pengurus Forum Anak Daerah Kabupaten Minahasa. (Vid)