Juni 17, 2026

Tanggapi Berita yang Beredar, Kepsek Smp 2 Kumelembuai: Saya Tidak Pernah Bilang Jadwal Uas Tidak Harus Sesuai Dinas Pendidikan.

Minsel, suluthebat.com-Terkait pemberitaan miring tentang kepala sekolah SMP N 2 Kumelembuai, dimana adanya pernyataan jadwal ujian sekolah tidak harus sesuai dinas pendidikan oleh kepala sekolah SMP terkait, direspon langsung oleh yang bersangkutan.

Wisje E. R. Pangkey, kepala sekolah SMP N 2 Kumelembuai menjelaskan kepada awak media suluthebat.com senin 31 Mei 2022 , pemberitaan ini merupakan sebuah kekeliruan. Menurutnya, ia tidak pernah mengeluarkan statement bahwa tidak mengharuskan jadwal UAS mengikuti jadwal dari dinas pendidikan. Ia sangat menyayangkan adanya pemberitaan yang tidak sesuai dengan apa yang ia ucapkan selama diwawancarai awak media yang memberitakan berita tersebut.

“Sayang sekali ada pemberitaan seperti ini, itu kata-kata yang bisa menggiring opini negatif karena bersifat menentang. Tapi yang pasti saya tegaskan saya tidak pernah berkata begitu. Selama di wawancarai saya tidak pernah memberikan statement seperti itu. ya biasalah, itu hanya bahasa media saja.” Tegasnya.

Pangkey juga menjelaskan, bahwa jadwal ujian sekolah dari sebelum pelaksanaannya sudah dikeluarkan dan sesuai dengan jadwal yang diatur dinas Pendidikan. Namun ada beberapa mata pelajaran yang dipindahkan jadwal ujiannya, dikarenakan hari pelaksanaannya berbenturan dengan jadwal screening PCR di SMP N 2 Kumelembuai yang dikeluarkan oleh pihak puskesmas setempat. Beliau menjelaskan yang mana alasan kesehatan setiap peserta ujian dan semua guru harus diutamakan dalam masa sekarang ini dan sesuai anjuran pemerintah pusat maupun kabupaten dalam pencegahan penularan virus covid-19, untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan.

“Jadwal itu dari awal sudah sesuai dengan aturan, tiba-tiba tanggal 18 dapat pemberitahuan dari pihak puskesmas akan ada screening PCR di sekolah jadwalnya di tanggal 23, dan ada surat pemberitahuan resminya dari dinas kesehatan, makanya yang ujian hari senin itu dipindahkan ke hari kamis dan jumat menjadi 3 mata pelajaran. Dan kita tahu bersama program pencegahan penularan virus covid 19 adalah program pemerintah. Saya selalu patuh terhadap program pemerintah FDW-PYR dalam hal ini pencegahan covid sehingga sangat mengutamakan kesehatan seluruh warga sekolah, untuk mencegah resiko penularan virus yang sudah menjadi momok beberapa tahun terakhir”, Jelasnya.

Kepsek Wisje E.R Pangkey pun menegaskan bahwa dirinya sangat siap apabila dipanggil menghadap di kantor dinas pendidikan untuk memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menurutnya tidak sesuai dengan apa yang ia sampaikan. ”Saya juga siap memberikan keterangan dan klarifikasi apabila dipanggil oleh dinas pendidikan” Tutup Pangkey

VIP