Mei 13, 2026

Per Februari 2023, Inflasi Kota Manado 4,83 Persen

Manado, suluthebat.com- Per Februari 2023 inflasi Kota Manado secara year on year (yoy) sebesar 4,83 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 0,15 persen dan pada bulan Februari lalu kota ini mengalami deflasi sebesar 0,21 persen.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Asim Saputra, dalam jumpa pers di Kantor BPS Sulut, Manado, Rabu (1/3/21023).

Saputra mengatakan dari inflasi month to month (mtm) Kota Manado menempati urutan ke-9 inflasi di Pulau Sulawesi dan urutan ke-74 secara nasional.

Sedangkan secara year on year (yoy), lanjutnya, Kota Manado menempati urutan ke-11 di Pulau Sulawesi dan urutan ke-80 secara nasional.

Menurut Saputra, penyumbang inflasi terbesar secara year on year (yoy) pada bulan Februari yaitu bensin sebesar 0,9775 persen dan komoditi penyumbang deflasi terbesar yaitu kangkung sebesar 0,1559 persen.

Dijelaskan, penyumbang deflasi terbesar secara month to month (mtm) pada bulan Februari 2023 yaitu angkutan udara sebesar 0,5269 persen, sedangkan penyumbang inflasi terbesar adalah ikan cakalang/ikan sisik sebesar 0,1241 persen.

Saputra juga memaparkan perkembangan pariwisata di Sulut,  di mana jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sulut melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi pada Januari 2023 sebanyak 804 orang.  Jumlah ini menurun 29,60 persen dibanding Desember 2022 (M-to-M).

Menurut Saputra, wisman yang masuk didominasi oleh warga Tiongkok sebanyak 293 orang (36,44 persen), Singapura 113 orang (14,05 persen), Amerika 44 orang (5,47 persen) dan Jerman 41 orang (5,10 persen).

Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulut pada Januari 2023 mencapai 35,83 persen menurun 14,25 poin dibanding TPK pada Desember 2022 yang sebesar 50,08 persen.

Dijelaskan, rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel berbintang pada Januari 2023 mencapai 1,63 hari, menurun 0,04 poin dibanding bulan Desember 2022.

Sedangkan rata-rata lama menginap tamu asing (RLMT Asing) hotel berbintang pada Januari 2023 mencapai 2,13 hari, menurun 0,43 poin dibanding bulan Desember 2022.

Saputra juga memaparkan terkait jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat/embarkasi pada Januari 2023 sebanyak 52.069 orang, turun 22,12 persen dibandingkan Desember 2022 (66.859 orang).

Penumpang datang/debarkasi turun sebesar 41,30 persen, dari 81.405 orang pada Desember 2022 menjadi 47.786 orang pada Januari 2023.

Jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri yang datang pada Januari 2023 sebanyak 51.724 orang, turun 16,89 persen dibanding Desember 2022 (62.234 orang), dan jumlah penumpang yang berangkat mengalami peningkatan 11,07 persen dari 52.915 orang pada Desember 2022 menjadi 58.771 orang pada Januari 2023.

Terkait Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulut, Saputra menjelaskan  NTP baik secara YTD (tahun kalender) maupun yoy (tahun ke tahun) menunjukkan trend penurunan.

NTP secara YTD turun 0,40 persen dan yoy turun hingga mencapai 4,76 persen. Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) mengalami kenaikan sebesar 0,58 persen, dari nilai 103,77 di bulan Januari menjadi 104,37 di bulan Februari 2023. (*)